Bawang Putih dan Minyak Goreng Paling Dicari, Operasi Pasar NU-Polres di Gebang Ludes

Cirebonplus.com (Ci+) – Operasi Pasar Ramadhan (OPR) 2017 yang kelima hasil kerjasama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, Polres Cirebon, dan Bulog Sub Divre Cirebon masih mendapatkan respons yang antusias dari masyarakat. Penjualan aneka kebutuhan pokok dengan harga murah tersebut kali ini diadakan di Aswaja Sharing Centre Kecamatan Gebang, Selasa (13/6).

Pantauan cirebonplus.com, mayoritas warga Desa Gebangudik dan sekitarnya mencari bawang putih dan minyak goreng. Terbukti, dua komoditi tersebut paling cepat habis disbanding yang lainnya. Barang lainnya yang banyak dicari adalah gula pasir.

“Beberapa hari ini harga bawang putih memang mahal. Katanya sih lagi sedikit stoknya. Ada kabar mau ada bawang putih impor, tapi kata pedagang belum dating, sehingga harganya belum bisa turun,” kata Nurhayati (42), warga Desa Gebangudik saat ditanya soal harga sembako.

Pembeli lainnya, Ratna (35) mengaku tertarik dengan harga semabko di OPR yang selisih dari harga warung atau pasar. Karena itu, ia membeli banyak, terutama untuk beras untuk keperluan zakat fitrah.

Di OPR, beras kualitas premium dijual Rp9.000/kg. Menurutnya, di warung-warung sudah di atas Rp10.000 dan diyakini bakal naik jelang Lebaran.

“Harga telur juga lumayan murah. Meskipun selisihnya beberapa ribu, tapi kalau dikali sekian kan lumayan. Jelang Idul Fitri uang kan sangat berharga,” kata dia tersenyum.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozi mengatakan, pelaksanaan OPR selalu memantau perkembangan harga. Jika ada komoditi yang turun harganya, kami ikut turunkan harganya. Tetapi bila ada yang naik, pihaknya tidak menaikkan harga.

“Pokoknya kami PCNU menjual sesuai harga beli di Bulog. Kami tidak mengambil untuk sedikit pun. Sebaliknya kami patungan untuk operasional. Karena harga lumayan murah, Alhamdulillah setiap OPR warga antusias,” kata Pembina Pondok Pesantren (Pontren) Assalafie Babakan, Ciwaringin itu.

Dikatakan, OPR 2017 akan terus berjalan di kecamatan lain hingga Lebaran. Ikhtiar NU ini diharapkan bisa membantu masyarakat dan ia berharap pemerintah daerah juga bisa ikut melakukan stabilitas harga, di antaranya melalui pasar murah yang bersubsidi, sehingga harganya bisa jauh lebih murah dari OPR NU-Polres. (*)

Laporan: Abdul Bari

Post Author: Nusa